Hidup adalah panggung sandiwara. Di sana terdapat manusia yang memainkan peran. Para Aktor. Hidup menjadi rumit karena seorang manusia memainkan banyak peran. Hidup menjadi rumit karena manusia banyak menjalin komitmen dengan manusia lainnya.

Ketika lahir, manusia mulai memainkan perannya sebagai seorang anak. Memasuki usia sekolah, manusia mendapat peranan baru sebagai seorang siswa. Ketika dewasa, peran sebagai seorang siswa selesai, digantikan peran sebagai seorang pekerja, pencari nafkah. Kadang dibarengi peran sebagai ibu atau ayah, bahkan mungkin ia masih berperan sebagai seorang anak juga. Belum lagi peran-peran yang timbul ketika berhubungan dengan manusia lain. Dan tidak lupa, peran yang timbul sebagai hubungan manusia dengan Sang Pencipta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s